Di Indonesia, Jawa Barat gencar mempromosikan peningkatan infrastruktur transportasi, dan infrastruktur seperti pelabuhan, jalan raya, dan kereta api di Jawa Timur juga terus ditingkatkan. Konstruksi berskala besar ini telah meningkatkan permintaan akan bahan bangunan secara signifikan. Blok dan papan Beton Aerasi Autoklaf (AAC), dengan keunggulan yang luar biasa seperti bobot ringan dan hemat energi, telah membuka peluang pasar yang luas di dalam negeri, dan pasar produk aerasi menunjukkan tren perkembangan yang pesat.
Ibu Su Xiuping, seorang perwakilan perempuan terkemuka di industri minuman berkarbonasi Indonesia, bersama dengan beberapa pemegang saham, secara akurat mengidentifikasi karakteristik pasar bahwa perusahaan produksi minuman berkarbonasi di Jawa Tengah relatif sedikit, dan penjualan produk dapat menjangkau pasar Jawa Timur dan Barat. Beliau dengan cepat mengambil keputusan dan berinvestasi dalam membangun lini produksi inovatif berkapasitas tinggi di Indonesia. Lini produksi AAC ini mengadopsi model mesin otomatis sepenuhnya terbaru Teeyer berukuran 6x1,2 meter, dan upacara peresmiannya diadakan pada tanggal 10 Juli 2025.
Kapasitas produksi bulanan proyek ini mencapai 90.000 meter kubik, menempati peringkat di antara lini produksi berkapasitas tinggi AAC. Lini ini menggunakan sistem pengecoran ganda dan teknologi kereta pengangkut cetakan ganda, dilengkapi dengan penggerak servo dan hidrolik servo, serta secara bersamaan memperkenalkan platform penumpukan bergerak terbaru, dan mengintegrasikan sistem pelumasan otomatis di seluruh lini. Serangkaian konfigurasi canggih ini memberikan lini produksi kemampuan kontrol presisi dan kecepatan yang sangat baik, memungkinkannya untuk merespons sinyal masukan dengan cepat sekaligus memastikan pengoperasian peralatan yang berkecepatan tinggi dan stabil.
Selama proses promosi proyek, para insinyur Teeyer memberikan panduan tindak lanjut proses secara menyeluruh sejak awal konstruksi sipil, membantu pelanggan menghindari risiko. Hanya dibutuhkan waktu 10 bulan untuk mencapai produksi massal dari perataan lahan dan mewujudkan model konstruksi yang efisien yaitu "produksi setelah commissioning, dan produksi massal setelah produksi produk jadi", memaksimalkan rasio input-output pelanggan.
Kedua pihak memulai kerja sama mereka dari proyek Indonesia Alpha, melalui proses peninjauan mendalam proyek SBI, dan kini telah mencapai terobosan bersama dalam proyek inovatif. Setiap kerja sama terselubung dalam penelitian teknis dan setiap tonggak penting yang dilalui bersama telah mempererat persahabatan kerja sama antara kedua pihak. Kemitraan yang terjalin dengan kuat ini telah menjadi interpretasi terbaik dari "pelanggan setia" di industri ini. Di masa depan, kami akan terus menggunakan inovasi sebagai pena dan kepercayaan sebagai kertas untuk bersama-sama menulis babak kerja sama yang lebih gemilang!







